Yulianti Laliyo Tekankan Penelusuran Data Anomali Hasil Uji Petik PDPB dalam Rapat Pleno
|
Bone Bolango – 5 Agustus 2026 - Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, menekankan pentingnya penelusuran secara menyeluruh terhadap data yang terindikasi anomali dalam hasil pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Penegasan tersebut disampaikan saat Rapat Pleno pembahasan hasil uji petik pengawasan PDPB yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Bone Bolango.
Dalam arahannya, Yulianti meminta seluruh jajaran pengawas yang terlibat dalam pelaksanaan uji petik di Kecamatan Botupingge agar tidak hanya menyampaikan hasil temuan secara administratif, tetapi juga melakukan analisis secara mendalam terhadap setiap data yang diperoleh di lapangan. Menurutnya, setiap informasi yang ditemukan harus memiliki dasar yang jelas sehingga dapat dipertanggungjawabkan sebagai hasil pengawasan.
"Fokus utama kita adalah menelusuri data yang terindikasi anomali. Setiap temuan harus diperiksa kembali, dicocokkan dengan kondisi faktual di lapangan, serta dilengkapi dengan bukti pendukung yang memadai. Dengan demikian, hasil pengawasan yang disampaikan benar-benar memiliki dasar yang kuat," ujar Yulianti.
Ia menjelaskan bahwa proses analisis terhadap data hasil uji petik merupakan tahapan penting dalam memastikan kualitas pengawasan. Data yang menunjukkan ketidaksesuaian harus diverifikasi secara cermat agar dapat dipastikan apakah merupakan kesalahan administrasi, perubahan data kependudukan yang belum diperbarui, atau kondisi lain yang berpotensi memengaruhi akurasi daftar pemilih.
Menurut Yulianti, hasil analisis tersebut selanjutnya akan dirumuskan sebagai hasil pengawasan Bawaslu Kabupaten Bone Bolango. Hasil pengawasan itu menjadi dasar dalam penyampaian saran perbaikan kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bone Bolango sebagai penyelenggara yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa rekomendasi yang diberikan Bawaslu harus didukung oleh data yang valid, objektif, dan dapat diverifikasi. Oleh karena itu, setiap jajaran pengawas diminta bekerja secara teliti, menjaga kualitas dokumentasi hasil pengawasan, serta memastikan seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Yulianti juga mengingatkan bahwa kualitas data pemilih menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis. Data pemilih yang akurat akan meminimalkan potensi permasalahan pada tahapan pemilu mendatang, seperti pemilih yang tidak memenuhi syarat masih terdaftar, pemilih yang memenuhi syarat belum masuk dalam daftar pemilih, maupun adanya data ganda.
Melalui pengawasan yang dilakukan secara berjenjang dan berbasis fakta lapangan, Bawaslu Kabupaten Bone Bolango berkomitmen terus mengawal pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan agar berlangsung sesuai peraturan perundang-undangan. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas daftar pemilih serta memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat tetap memperoleh perlindungan atas hak konstitusionalnya untuk memilih pada setiap penyelenggaraan pemilu.
Penulis & Editor: HA/RN