Yulianti Laliyo Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dan Edukasi Mekanisme Penanganan Pelanggaran Pemilu di Tilongkabila
|
Tilongkabila, Bone Bolango – 18 Juli 2026 - Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, memberikan materi mengenai penanganan pelanggaran pemilu dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik dan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Demokrasi di Masa Non-Tahapan yang dilaksanakan di Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Dalam penyampaiannya, Yulianti Laliyo menjelaskan bahwa penanganan pelanggaran pemilu merupakan salah satu tugas penting Bawaslu dalam memastikan proses demokrasi berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Yulianti menerangkan bahwa setiap dugaan pelanggaran yang ditemukan dalam proses pemilu akan ditangani melalui mekanisme yang telah diatur, mulai dari penerimaan laporan atau temuan, proses kajian, hingga tindak lanjut sesuai kewenangan Bawaslu.
“Setiap laporan dan temuan dugaan pelanggaran akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Bawaslu memastikan setiap tahapan penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar Yulianti.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan dan menjaga integritas penyelenggaraan demokrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Yulianti turut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai berbagai bentuk pelanggaran pemilu yang perlu diwaspadai, serta pentingnya melengkapi informasi dan bukti pendukung ketika menyampaikan laporan kepada pengawas pemilu.
“Pengawasan pemilu membutuhkan keterlibatan semua pihak. Masyarakat bukan hanya sebagai pemilih, tetapi juga memiliki peran dalam memastikan pemilu berjalan jujur dan adil,” jelasnya.
Sebagai penutup materi, Yulianti Laliyo menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanganan pelanggaran pemilu tidak dapat dilakukan hanya oleh Bawaslu. Menurutnya, keberhasilan pengawasan sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.
"Kami berharap masyarakat tidak hanya memahami apa yang termasuk pelanggaran pemilu, tetapi juga memiliki keberanian untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran. Laporan yang disampaikan secara benar, disertai informasi dan bukti yang memadai, akan sangat membantu Bawaslu dalam menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama, kita dapat mewujudkan pemilu yang berintegritas, jujur, adil, dan dipercaya oleh masyarakat," tutup Yulianti Laliyo
Penulis : HA