Lompat ke isi utama

Berita

Yulianti: Pemahaman Kepemiluan Masih Rendah, Jadi Tolak Ukur Penting Apel Pengawasan di Lingkungan Sekolah

apel pengawasan

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd saat beriteraksi dengan siswi SMK Negeri 1 Bulango Selatan pada Apel Pengawasan

Bone Bolango, Rabu 13 Agustus 2025 — Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Yulianti Laliyo, menyatakan bahwa pemahaman siswa, khususnya yang tergolong sebagai pemilih pemula, terhadap proses kepemiluan masih tergolong minim. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat digelarnya Apel Pengawasan Partisipatif di lingkungan sekolah, seperti yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Bulango Selatan pada Selasa (13/8).

Dalam kegiatan yang dikolaborasikan bersama Bawaslu Provinsi Gorontalo tersebut, Yulianti menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang strategis untuk membangun kesadaran demokrasi sejak dini, mengingat banyak siswa yang sudah memasuki usia potensial sebagai pemilih dalam pemilu mendatang.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap proses kepemiluan masih rendah, mulai dari bagaimana pemilu diselenggarakan hingga pentingnya pengawasan. Hal ini yang menjadi tolak ukur kami dalam menyelenggarakan Apel Pengawasan Partisipatif di sekolah,” ungkap Yulianti kepada humas.

apel pengawasan

Ia menambahkan, siswa bukan hanya sasaran edukasi, tetapi juga berpotensi menjadi pelaku aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di masa depan. Oleh karena itu, menurutnya, membangun kesadaran sejak dini adalah investasi jangka panjang bagi penyelenggaraan pemilu yang jujur dan berintegritas serta keterlibatan aktif pemilih pemula sangat penting demi terciptanya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Bawaslu memandang perlu untuk hadir langsung di sekolah-sekolah guna memberikan pemahaman dan membangun budaya pengawasan sejak dini.

Apel Pengawasan ini juga tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan materi edukatif, sesi diskusi, serta ajakan konkret agar siswa tidak hanya menjadi pemilih cerdas, tetapi juga menjadi bagian dari pengawas partisipatif di lingkungan sekitarnya.

apel pengawasan

“Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa pemilu adalah milik kita bersama, bukan hanya tugas penyelenggara. Siswa yang sadar politik sejak dini akan tumbuh menjadi warga negara yang peduli dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa,” Tutup Yulianti.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain untuk ikut membuka ruang dialog tentang kepemiluan, serta menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memperluas pendidikan pengawasan pemilu di luar masa tahapan.

Penulis dan Editor: Hedi Amrullah

Photo: Hedi Amrullah