Lompat ke isi utama

Berita

Yuyun; Pengawasan Partisipatif Bukan Hanya Sekedar Mengawasi, Namun Memastikan Hak Memilih Setiap Warga Negara Terpenuhi

disabilitas

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd saat membuka secara resmi Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada Masyarakat Disabilitas Bone Bolango pada Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 pagi tadi yang dilaksanakan di Rumah Makan Meranti Indah Kecamatan Tilongkabila, Kamis 27/09/2024

Tilongkabila-Bawaslu Bone Bolango gelar pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada Masyarakat Disabilitas Bone Bolango pada Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 pagi tadi yang dilaksanakan di Rumah Makan Meranti Indah Kecamatan Tilongkabila, Kamis 27/09/2024

gelaran tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilihan serentak tahun 2024 yang saat ini telah memasuki tahapan kampanye yang merupakan tahapan yang krusial dan berpotensi terjadinya pelanggaran-pelanggaran baik itu dari peserta maupun masyarakat yang kurang memahami proses dan mekanisme didalamnya.

sosialisasi dihadiri oleh kelompok disabilitas yang tersebar di wilayah Kabupaten Bone Bolango dan menghadirkan Mantan Ketua Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo periode 2017-2022, Jaharudin Umar sebagai narasumber utama untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap pentingnya pengawasan partisipatif dalam setiap penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.

Yulianti Laliyo selaku Plh. Ketua Bawaslu Bone Bolango membuka secara resmi pelaksanaan sosialisasi yang dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemilu/pemilihan adalah salah satu pilar utama demokrasi yang memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam menentukan arah dan masa depan bangsa. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang memiliki disabilitas, sangatlah penting. ujarnya.

dirinyapun mengatakan dihadapan peserta Bawaslu berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap warga negara, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama dalam proses pemilu. Kami menyadari bahwa penyandang disabilitas sering kali menghadapi berbagai tantangan dalam berpartisipasi dalam pemilu. menurutnya, "melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya pengawasan partisipatif dan bagaimana saudara-saudara dapat terlibat aktif dalam mengawasi jalannya pemilu." tandasnya

Pengawasan partisipatif bukan hanya tentang mengawasi, tetapi juga tentang memastikan bahwa hak-hak saudara-saudara kita terpenuhi. Kami berharap, dengan adanya sosialisasi ini, saudara-saudara dapat lebih memahami hak-hak dan kewajiban dalam pemilu, serta dapat melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi. tegas yuyun

Kami juga akan memberikan pendampingan dalam proses pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan memastikan bahwa aksesibilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dapat terpenuhi dengan baik. Bagi yang tidak dapat hadir di TPS, kami akan mengupayakan agar petugas KPPS dapat datang langsung untuk membantu. 

Mari kita bersama-sama wujudkan pemilu yang inklusif, adil, dan transparan. Partisipasi aktif dari saudara-saudara semua sangatlah berarti dalam menjaga integritas demokrasi kita.

Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua. tutup yuyun.

editor: hedy amrullah