Lompat ke isi utama

Berita

Konsoldasi Demoktasi: Alti Ajak Mahasiswa Fakultas Hukum UNG Berperan Aktif dalam Pengawasan Pemilu

alti mohamad

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH saat melakukan konsolidasi dengan adik-adik Mahasiswa Fakultas Hukum UNG

BONE BOLANGO – Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad, berdiskusi bersama mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Bone Bolango untuk meningkatkan pemahaman kepemiluan dan mendorong partisipasi masyarakat menjelang tahapan Pemilu 2029.

Dalam diskusi tersebut, Alti Mohamad mengajak mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam mengawal proses demokrasi. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat serta mendorong penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

“Mahasiswa tidak hanya menjadi pemilih dalam pemilu, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal proses demokrasi. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen edukasi di tengah masyarakat, berani menyampaikan kebenaran, serta turut mencegah berbagai praktik yang dapat mencederai integritas pemilu,” ujar Alti dalam diskusi tersebut.

Sejumlah isu kepemiluan menjadi pokok pembahasan, di antaranya peran mahasiswa dalam pengawasan partisipatif, praktik politik uang atau money politics, larangan dalam kampanye, serta berbagai isu negatif yang berpotensi mengganggu kualitas penyelenggaraan pemilu. Diskusi berlangsung sebagai ruang pertukaran gagasan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai aturan, tantangan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga demokrasi.

alti
Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH

Alti menegaskan bahwa praktik politik uang, penyebaran informasi yang menyesatkan, serta pelanggaran terhadap ketentuan kampanye perlu mendapat perhatian bersama. Ia mendorong mahasiswa agar lebih kritis dalam menerima informasi, memahami regulasi kepemiluan, dan tidak ragu menyampaikan informasi awal mengenai dugaan pelanggaran kepada Bawaslu sesuai mekanisme yang berlaku.

Melalui Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Kabupaten Bone Bolango terus memperluas edukasi kepemiluan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, melainkan juga membutuhkan keterlibatan masyarakat secara aktif dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya mempersiapkan pemilih yang kritis, cerdas, dan berintegritas dalam menghadapi Pemilu 2029. Bawaslu Bone Bolango berharap mahasiswa Fakultas Hukum UNG dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan pendidikan demokrasi serta mendorong terwujudnya pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

penulis & editor.ha/rn