Lompat ke isi utama

Berita

Yulianti Laliyo Tegaskan Pentingnya Efektivitas dan Transparansi Penanganan Sengketa Pemilu

yulianti laliyo

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd saat memberikan arahan dalam rapat pleno terkait Evilog Demokrasi

BONE BOLANGO — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango kian mempertegas komitmennya dalam mengawal jalannya demokrasi yang berkeadilan. Melalui kolaborasi program "ePilog Demokrasi X Kamis Sehati", Bawaslu Bone Bolango menggelar evaluasi strategis dengan fokus utama peningkatan efektivitas dan transparansi pada pencegahan, penindakan pelanggaran, serta penyelesaian sengketa proses pemilu.

Agenda yang dihelat di Aula Kantor Bawaslu Bone Bolango, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Desa Ulantha, Kecamatan Suwawa tersebut menjadi forum penguatan kapasitas internal sekaligus refleksi atas dinamika pengawasan di lapangan.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Yulianti Laliyo, S.Pd, M.Pd, menegaskan bahwa kredibilitas lembaga pengawas pemilu bertumpu pada kecepatan tindak lanjut serta keterbukaan mekanisme kerja.

"Setiap laporan dugaan pelanggaran maupun permohonan sengketa proses harus ditangani secara cepat, tepat, dan berkepastian hukum. Efektivitas penindakan tidak akan berarti tanpa adanya transparansi, karena masyarakat berhak mengetahui bahwa setiap mekanisme dijalankan secara profesional tanpa keberpihakan," papar Yulianti saat memberikan arahan dalam rapat pleno tersebut.

YULIANTI
Anggota Bawaslu Bone Bolango, Yulianti Laliyo, S.Pd,.M.Pd

Lebih lanjut, Yulianti menguraikan bahwa transparansi bukan sekadar mempublikasikan hasil putusan, melainkan juga mengedukasi publik mengenai prosedur pelaporan dan mitigasi risiko pelanggaran. Menurutnya, pemahaman masyarakat yang utuh akan menumbuhkan partisipasi aktif dalam melapor, sekaligus mempersempit ruang terjadinya pelanggaran administratif maupun pidana pemilu

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Bone Bolango Sofyan Djama, S.Pd, didampingi Anggota Bawaslu Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Alti Mohamad, S.Pi, SH, MH, menyatakan bahwa harmonisasi antar-divisi menjadi kunci terciptanya pengawasan yang solid. Upaya pencegahan yang masif dinilai harus selalu seiring dengan kesiapan divisi penindakan dalam merespons sengketa secara cepat dan akurat.

Melalui rapat pleno dan forum diskusi berkelanjutan ini, Bawaslu Bone Bolango berharap seluruh jajaran kesekretariatan dan pengawas ad hoc dapat menerapkan standar operasional yang seragam, adaptif terhadap regulasi terbaru, serta konsisten menjaga marwah penegakan hukum pemilu yang transparan dan akuntabel di Kabupaten Bone Bolango.

penulis & editor.ha/rn