Lompat ke isi utama

Berita

Sofyan Djama, Bawa Isu Netralitas dan Hoaks dalam Konsolidasi Demokrasi di Botutonuo

sofyan djama

Ketua Bawaslu Bone Bolango, saat laksanakan konsolidasi demokrasi di Desa Botutonuo

Bone Bolango — Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, melaksanakan Konsolidasi Demokrasi bersama Pemerintah Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Jumat, 25 September 2026. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh jajaran aparat Desa Botutonuo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan. Melalui konsolidasi tersebut, Bawaslu melakukan identifikasi dan pemetaan terhadap berbagai isu aktual demokrasi dan kepemiluan melalui ruang diskusi bersama pemangku kepentingan.

Dalam diskusi, Sofyan Djama menyoroti dua isu penting, yakni netralitas aparat desa dan penyebaran hoaks.

Menurutnya, aparat desa memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, prinsip netralitas perlu terus dijaga agar tidak menimbulkan persepsi keberpihakan dalam proses politik maupun tahapan Pemilu.

Selain netralitas, Bawaslu Bone Bolango turut memberikan penguatan mengenai pentingnya peran pemerintah desa dalam mendukung pemutakhiran data pemilih. Pemerintah desa diharapkan dapat membantu memastikan perubahan status kependudukan, seperti pemilih meninggal dunia, pemilih pemula, maupun warga yang berpindah domisili dapat terdata secara akurat.

Sofyan juga mengingatkan ancaman hoaks dan informasi menyesatkan terhadap kualitas demokrasi. Masyarakat didorong meningkatkan literasi digital, lebih kritis menerima informasi, melakukan verifikasi, serta tidak terburu-buru menyebarluaskan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Dalam pertemuan tersebut turut dibahas rencana pencanangan Kampung Pengawasan di Desa Botutonuo. Program ini diharapkan menjadi ruang pendidikan politik sekaligus pengawasan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, pemilih pemula, serta kelompok masyarakat lainnya.

Kampung Pengawasan menjadi bagian dari upaya Bawaslu Bone Bolango memperluas kesadaran pengawasan hingga tingkat desa, bukan hanya ketika tahapan Pemilu berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan demokrasi sehari-hari.

penulis & editor. ha/rn