Lompat ke isi utama

Berita

Soroti Problematika PHPU, Alti Mohamad Perkuat Konsolidasi Demokrasi Bersama PABMIB-G

alti mohamad

Anggota Bawaslu Bone Bolango, Alti Mohamad, S.Pi,.SH,.MH laksanakan Konsolidasi Demokrasi dengan diskusi isu PHPU bersama PABMIB-G 

BONE BOLANGO — 12 Oktober 2026 - Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Alti Mohamad, kembali memperkuat konsolidasi demokrasi bersama Persatuan Aksi Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone Bolango-Gorontalo (PABMIB-G), dengan mengangkat isu Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sebagai pembahasan utama.

Diskusi tersebut menjadi ruang penguatan literasi hukum kepemiluan bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, khususnya dalam memahami persoalan yang muncul setelah penetapan hasil pemilu serta mekanisme penyelesaiannya melalui Mahkamah Konstitusi.

Sejumlah persoalan penting menjadi perhatian, mulai dari perbedaan perolehan suara, dugaan kesalahan dalam proses penghitungan dan rekapitulasi, hingga tantangan pembuktian terhadap dalil perselisihan hasil pemilu.

PHPU merupakan mekanisme konstitusional untuk menyelesaikan perselisihan mengenai hasil pemilu. Dalam praktiknya, ketepatan data, kelengkapan alat bukti, serta kepatuhan terhadap prosedur hukum menjadi aspek penting dalam proses penyelesaian perkara.

Melalui konsolidasi ini, Alti Mohamad turut mendorong penguatan pemahaman generasi muda terhadap perbedaan antara pelanggaran pemilu, sengketa proses, dan perselisihan hasil pemilu yang memiliki mekanisme penyelesaian berbeda.

Keterlibatan mahasiswa dalam mengkaji persoalan PHPU dinilai penting untuk memperkuat kesadaran hukum dan pengawasan partisipatif. Mahasiswa diharapkan mampu melihat persoalan kepemiluan secara kritis, objektif, dan berbasis fakta.

Forum konsolidasi demokrasi ini sekaligus memperkuat ruang dialog antara Bawaslu dan organisasi kepemudaan dalam membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya kepastian hukum, keadilan pemilu, dan perlindungan terhadap suara rakyat.

penulis & editor.ha/rn