SIARAN PERS
Bawaslu Kabupaten Bone Bolango
14 April 2026
Bone Bolango — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone Bolango menyampaikan rekap pelaksanaan kegiatan pencegahan dan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) selama Triwulan I Tahun 2026. Penyampaian ini disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama, S.Pd dalam kegiatan siaran pers yang berlangsung pada 14 April 2026.
Sofyan Djama menjelaskan bahwa selama periode Januari hingga Maret 2026, Bawaslu Bone Bolango telah melaksanakan berbagai langkah strategis dalam memastikan proses PDPB berjalan sesuai ketentuan. Fokus utama diarahkan pada pengawasan melekat terhadap kinerja penyelenggara teknis serta upaya pencegahan potensi pelanggaran data pemilih.
Dalam pelaksanaannya, Bawaslu Bone Bolango melakukan pengawasan secara langsung dan tidak langsung terhadap tahapan PDPB. Pengawasan ini mencakup koordinasi dengan KPU Kabupaten Bone Bolango, penguatan peran jajaran pengawas di tingkat kecamatan dan desa, serta pencermatan terhadap perubahan data pemilih yang bersumber dari instansi terkait.
Selain itu, kegiatan pencegahan dilakukan melalui penyampaian imbauan, saran perbaikan, serta peningkatan koordinasi lintas sektor. Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kesalahan data, termasuk pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat, serta pemilih yang belum terdaftar.
Sofyan Djama menegaskan bahwa kualitas data pemilih menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis. Ia menyebut bahwa akurasi dan validitas data harus dijaga secara berkelanjutan melalui kerja sama antar lembaga.
“Bawaslu tidak hanya hadir dalam fungsi pengawasan, tetapi juga memastikan upaya pencegahan berjalan optimal. Kami terus mendorong agar setiap tahapan PDPB dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi,” ujar Sofyan Djama dalam penyampaiannya.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Djama juga memberikan tanggapan terkait dinamika pelaksanaan PDPB di lapangan. Ia mengakui masih terdapat beberapa kendala teknis, terutama dalam sinkronisasi data antar instansi. Namun, menurutnya, kendala tersebut dapat diatasi melalui koordinasi yang intensif dan komitmen bersama.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memberikan masukan terhadap data pemilih. Partisipasi publik dinilai menjadi elemen penting dalam memastikan data yang disusun benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Sebagai penutup, Sofyan Djama menyampaikan harapannya agar seluruh pihak yang terlibat dalam proses PDPB dapat terus menjaga integritas dan profesionalisme. Ia berharap hasil pemutakhiran data pemilih ke depan semakin berkualitas dan mampu mendukung terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil di Kabupaten Bone Bolango.
“Ke depan, kami berharap sinergi antar lembaga semakin kuat. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawal proses ini, sehingga data pemilih yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Sofyan Djama.
Untuk informasi selengjkapnya perihal Presrelease, Silahkan klik link : https://bit.ly/SIARANPERSTW12026